• Selasa, 7 Desember 2021

Aktivitas yang Disunnahkan di Hari Jumat Oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

- Jumat, 17 September 2021 | 07:00 WIB
Ngalap Berkah yang Disarankan dan Terlarang Menurut Ustadz Raehanul Bahraen (Foto: unsplash.com)
Ngalap Berkah yang Disarankan dan Terlarang Menurut Ustadz Raehanul Bahraen (Foto: unsplash.com)

Aktivitas dari kita semua sangatlah beragam, mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali diwaktu malam, hampir setiap hari kita melakukan aktivitas yang sama.

Hari Jumat adalah hari yang mulia dan banyak aktivitas khusus yang dijalankan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang patut kita contoh agar kita semua mendapatkan keberkahannya.

Kaum muslim khususnya laki-laki di hari jumat saat tiba waktunya memasuki waktu ibadah shalat jumat bergegas menuju ke masjid dan meninggalkan seluruh aktivitas yang dijalankan sebelumnya.

Rasulullah di hari jumat selain menjalankan ibadah di masjid bersama jamaah lainnya juga menjalankan berbagai aktivitas lainnya seperti yang termaktub dalam berikut ini.

Al-Suyuthi dalam kitabnya, ‘Amal Yaum wa Lailah, mengatakan:

ويقرأ بعد الجمعة قبل أن يتكلم: الإخلاص والمعوذتين (سبعا سبعا). ويكثر من الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم سوم الجمعة وليلة الجمعة.ويصلى راتبة الجمعة التي بعدها في بيته لا في المسجد. وما ذا يفعل بعدها؟ ويمشى بعدها لزيارة أخ أو عيادة مريض أو حضور جنازة أو عقد نكاح

“Nabi SAW membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas usai sholat Jumat sebanyak tujuh kali dan beliau juga memperbanyak sholawat pada hari Jumat dan malamnya. Ia juga mengerjakan shalat sunah setelah sholat Jumat di rumahnya, tidak di masjid. Setalah itu apa yang dilakukan Nabi SAW? Beliau mengunjungi saudaranya, menjenguk orang sakit, menghadiri penyelenggaraan jenazah, atau menghadiri akad nikah.”

Rasulullah SAW mengajarkan kepada umatnya agar membiasakan membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sebanyak tujuh kali setelah sholat Jum’at, serta memperbanyak sholawat. Usai membaca kalimat suci tersebut dan melantunkan do’a, biasanya beliau melakukan sholat sunah di rumahnya.

Rasulullah SAW menjadikan hari jumat sebagai momentum untuk silaturahmi kepada sanak-famili. Diantaranya, mengunjungi orang-orang yang sedang sakit ataupun ditimpa musibah, membantu proses penyelenggaraan jenazah, atau menghadiri akad nikah. Wallahu a’lam.

Halaman:

Editor: Jarwoto

Sumber: nu.or.id

Tags

Terkini

X