Hikmah

AS Hikam: Intoleransi Sumber Radikalisme

Bogor – Radikalisme dimedia sosial saat ini kian menjalar dan sudah menjadi momok bagi negeri ini.

Pengamat Politik President University Dr. Muhammad AS. Hikam pun mewanti-wanti agar pemuda bisa mengantisipasi dan menangkalnya. Sebab, tidak bisa dipungkiri bahwa pemuda dianggap paling rentan jadi target utama penyebaran paham radikalisme, khilafah maupun intoleransi.

“Pemuda dianggap paling ideal dan merupakan target nomor satu penyebaran paham khilafah, radikalisme, dan intoleransi,” tegas AS. Hikam.

Hal itu disampaikannnya saat Seminar Kebangsaan “Nasionalisme dan Tantangan Pemuda Zaman Now” di Hotel New Ayuda Jl.Salak No.8, Babakan, Bogor, Sabtu (24/2/2018).

Turut hadir juga Ketua GP Ansor Kab Bogor KH. Abdullah Nawawi dan ratusan peserta terdiri dari mahasiswa, guru, dan beberapa masyarakat yang berasal dari berbagai universitas, institusi, dan kelompok/organisasi di wilayah Bogor.

Menurut AS. Hikam, deradikalisasi sangat penting untuk pemuda karena mereka bisa merupakan motor demokrasi di negara ini. Dan, kata AS. Hikam, pemuda adalah generasi penerus yang akan menduduki jabatan-jabatan strategis nantinya.

“Yang perlu diwaspadai adalah intoleransi karena intoleransi merupakan sumber dari radikalisme,” ujarnya.

Dia melanjutkan, multikulturalisme sangat penting ditumbuhkembangkan secara kreatif dan inovatif kepada generasi muda sejak level paling bawah sampai yang paling atas.

Ditempat yang sama, KH. Abdullah Nawawi menegaskan bahwa tantangan pada masa lalu sebenarnya sama dengan tantangan masa kini, yang menjadi perbedaannya adalah medianya.

“Menyikapi tantangan masa kini tidak dapat dilakukan dengan cara yang sama seperti masa lalu,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Perhumas Bogor berusaha membangun citra positif bangsa Indonesia melalui nasionalisme, memperkenalkan bangsa Indonesia kepada dunia bukan karena perpecahan namun prestasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top